
Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso

Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso
Artikel
HUMAS, Bondowoso -
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Utsmani Bondowoso menyelenggarakan Pembekalan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan
mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan
selama dua hari, Rabu–Kamis, 3 s/d 4 Februari 2026, bertempat di Hall Activity
Center (HAC) STAI Al-Utsmani Bondowoso.
Pembekalan KKN 2026 diikuti oleh
seluruh mahasiswa peserta KKN dari berbagai program studi. Kegiatan ini
bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman akademik, sosial, dan
etika pengabdian agar mampu menjalankan KKN secara optimal serta memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua STAI
Al-Utsmani Bondowoso, Ibu Dawimatus Sholihah, menegaskan bahwa KKN merupakan
wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian
kepada masyarakat.
“KKN bukan sekadar program
akademik, tetapi merupakan tugas pengabdian yang menjadi bagian penting dari
Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat dengan
niat belajar, melayani, dan memberikan kontribusi terbaik,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa
mahasiswa KKN diharapkan mampu menjaga integritas, etika, serta nama baik
almamater selama berada di lokasi pengabdian. Menurutnya, keberhasilan KKN
tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari sejauh
mana program tersebut memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi
masyarakat.
Pembekalan KKN 2026 ini
menghadirkan dua narasumber, yakni Ibu Ita Marianingsih Purnasari dan Ibu
Haqiqotus Sa’adah, yang menyampaikan materi strategis terkait pelaksanaan KKN
dan peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ibu Ita
Marianingsih Purnasari menjelaskan pentingnya kesiapan mahasiswa sebelum terjun
ke lapangan, baik dari sisi perencanaan program, kerja sama tim, maupun
kemampuan beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat. Ia menekankan bahwa
mahasiswa harus memiliki kepekaan sosial dan mampu membaca potensi serta
permasalahan yang ada di lokasi KKN.
Sementara itu, Ibu Haqiqotus
Sa’adah menyoroti peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya
membawa program kerja, tetapi juga nilai-nilai edukatif dan keislaman.
Menurutnya, mahasiswa KKN harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan
masyarakat agar setiap kegiatan yang dilakukan dapat diterima dan dirasakan
manfaatnya.
Selama kegiatan berlangsung,
suasana pembekalan berjalan interaktif. Mahasiswa tampak antusias mengikuti
setiap sesi, disertai diskusi dan tanya jawab terkait tantangan dan strategi
pelaksanaan KKN di lapangan.
Panitia KKN menyampaikan bahwa
pembekalan ini menjadi langkah awal penting untuk menyamakan persepsi dan
komitmen mahasiswa dalam melaksanakan KKN secara profesional dan bertanggung
jawab.
Melalui pembekalan ini, STAI
Al-Utsmani Bondowoso berharap mahasiswa KKN Tahun 2026 mampu menjalankan
pengabdian dengan semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan nilai keilmuan.
KKN diharapkan tidak hanya menghasilkan laporan kegiatan, tetapi juga meninggalkan
dampak positif serta kesan baik di tengah masyarakat.
Dengan demikian, KKN menjadi
sarana pembelajaran sekaligus pengabdian nyata dalam membentuk mahasiswa STAI
Al-Utsmani Bondowoso sebagai generasi intelektual yang religius, peduli, dan
berdaya guna bagi Masyarakat. (*)
©Tim IT STAI Al Utsmani 2024

