
Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso

Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso
Artikel
HUMAS, BONDOWOSO –
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Utsmani Bondowoso menggelar Seminar
Nasional bertajuk “Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sarana Edukasi,
Komunikasi, Dan Branding Perguruan Tinggi” di Gedung Auditorium kampus
setempat, Sabtu (6/6/2026).
Acara yang berlangsung pukul
13.00 hingga 15.30 WIB ini menghadirkan Dr. Moh. Afandi, M.Pd.I., dosen
sekaligus Tim Konten Kreator UIN KHAS Jember, sebagai pemateri utama. Seminar
ini diikuti oleh 41 mahasiswa, yang terdiri dari 31 mahasiswi dan 10 mahasiswa,
dengan fokus pembinaan pengelolaan media kampus di era digital 5.0.
Dalam pemaparannya, Dr. Moh.
Afandy menekankan bahwa di era digital 5.0, media sosial bukan lagi sekadar
platform hiburan, melainkan instrumen vital atau wasilah (penyambung) informasi
institusi kepada publik. Melalui media, masyarakat luas dapat menilai kualitas
dan potensi mahasiswa di suatu perguruan tinggi.
Saat diwawancarai setelah acara,
Dr. Afandi menjelaskan bahwa konsistensi dan kreativitas adalah kunci utama
dalam membangun citra kampus yang positif.
"Media sosial adalah cermin
lembaga. Apa yang kita tampilkan di sana, itulah yang dilihat oleh masyarakat.
Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu mengemas program edukasi dan prestasi
kampus menjadi konten yang menarik agar jangkauan syiar pendidikan kita bisa
lebih luas dan memiliki daya tawar yang tinggi," ujar Dr. Afandi, Sabtu
(6/6/2026).
Kegiatan strategis ini mendapat
apresiasi penuh dari pimpinan kampus. Ketua STAI Al-Utsmani Bondowoso,
Dawimatus Sholihah, menilai seminar ini merupakan langkah nyata kampus dalam
membekali mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21.
Diwawancarai terpisah, Dawimatus
Sholihah Ketua STAI Al Utsmani berharap pelatihan ini menjadi motor penggerak
lahirnya generasi baru yang cakap digital di lingkungan STAI Al-Utsmani.
"Kami sangat mengapresiasi
ruang belajar ini. Di era yang serba instan ini, mahasiswa tidak boleh hanya
menjadi konsumen informasi, tapi harus jadi produsen konten yang edukatif.
Semoga setelah ini lahir regenerasi yang tangkas secara akademis, kreatif
bermedia, dan mampu membawa nama baik kampus ke kancah yang lebih luas,"
tutur Dawimatus.
Melalui pembinaan intensif ini,
mahasiswa STAI Al-Utsmani Bondowoso diharapkan tidak hanya mampu memperkuat
skill individu, tetapi juga siap menjadi agent of change yang membawa dampak
signifikan bagi perkembangan lembaga dan masyarakat luas. (*)
©Tim IT STAI Al Utsmani 2024

