
Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso

Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso
Artikel
HUMAS, BONDOWOSO –
Perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso
didorong untuk memperkuat kolaborasi melalui program kerja yang konkret dan
berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan mutu akademik,
memperkuat kelembagaan, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi
masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam
kegiatan koordinasi dan pemantapan program kerja yang melibatkan Sekolah Tinggi
Agama Islam (STAI) Al-Utsmani Bondowoso, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan
Tinggi Nahdlatul Ulama (PC LPTNU) Kabupaten Bondowoso, serta sejumlah perguruan
tinggi di bawah naungan NU. Kegiatan berlangsung di Meeting Room Pascasarjana Universitas At-Taqwa Bondowoso, Rabu (28/10/2026).
Pimpinan STAI Al-Utsmani
Bondowoso, Dawimatus Sholihah menegaskan bahwa tantangan pendidikan
tinggi saat ini menuntut setiap perguruan tinggi untuk membangun kerja sama dan
tidak berjalan secara terpisah. Menurutnya, sinergi antarkampus menjadi salah
satu langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang
dimiliki masing-masing institusi.
Ia menyampaikan bahwa kolaborasi
perlu diarahkan pada penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi
pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Perguruan tinggi NU tidak boleh
berjalan sendiri-sendiri. Kita perlu membangun sinergi, saling menguatkan, dan
mengoptimalkan potensi masing-masing. Dengan kolaborasi, pelaksanaan pendidikan
dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan
lebih produktif dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kerja
sama antarkampus perlu diterjemahkan ke dalam kegiatan yang terukur dan
berkesinambungan. Dengan demikian, koordinasi yang dibangun tidak hanya menjadi
agenda pertemuan, tetapi mampu menghasilkan program yang berdampak terhadap
peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua
PC LPTNU Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Akhmadi, menilai kesamaan visi dan
koordinasi antarlembaga menjadi fondasi penting dalam memajukan perguruan
tinggi NU. Menurutnya, potensi setiap kampus perlu dipadukan agar pengembangan
institusi dapat berjalan lebih efektif.
“Melalui forum ini, kita berharap
terbangun kebersamaan dan komitmen untuk memajukan perguruan tinggi NU di
Kabupaten Bondowoso. Potensi yang dimiliki masing-masing kampus perlu
disinergikan agar mampu memperkuat mutu kelembagaan, meningkatkan kualitas akademik,
serta memperluas manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Forum koordinasi tersebut
sekaligus menjadi ruang untuk menyelaraskan arah program kerja antarlembaga,
terutama dalam pengembangan kegiatan akademik, penelitian kolaboratif, dan
pengabdian kepada masyarakat. Ketiga bidang tersebut menjadi bagian penting dalam
memastikan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran,
tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sosial di lingkungannya.
Kolaborasi antarkampus juga
diharapkan dapat membuka peluang pertukaran gagasan, penguatan kapasitas
kelembagaan, serta pengembangan kegiatan bersama yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat Bondowoso.
Melalui sinergi STAI Al-Utsmani
Bondowoso, PC LPTNU, dan perguruan tinggi NU lainnya, penguatan ekosistem
pendidikan tinggi di Kabupaten Bondowoso diharapkan semakin terarah. Kerja sama
yang berkelanjutan menjadi salah satu upaya untuk mendorong kampus NU agar
lebih adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu meningkatkan daya
saingnya.
Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi NU dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah. (*)
Pewarta : Dawimatus Sholihah
Editor : Heridianto
©Tim IT STAI Al Utsmani 2024

